LIBATKAN PEMBANGUNAN SROBYONG KEDEPAN

Libatkan Pembangunan, Desa Srobyong Kumpulkan Para Sarjana

SROBYONG- Pemerintah Desa Srobyong bekerja sama dengan Jamiyah Nahdlatul Ulama (NU) mengumpulkan para sarjana pada tanggal 01 september 2019. Kegiatan yang dihadiri tidak kurang dari… Orang ini dilaksanakan di balai desa Srobyong. Menurut Bapak Sukahardi, selaku inisiator awal kegiatan ini, pada pertemuan awal ini masih banyak sarjana yang belum terdata sehingga tidak mengetahui acara ini.

“Jumlah sarjana di Desa Srobyong sekitar 2 % dari jumlah penduduk”, ungkap Sukahardi. Menurutnya, angka dua persen ini diharapkan akan menjadi penggerak pembangunan di Desa Srobyong. “Dengan catatan dapat bersatu dalam visi besar pembangunan”,

Petinggi Desa Srobyong, H. Muhammad, mengapresiasi kegiatan ini bisa terwujud sebab ia memiliki harapan sejak dulu bisa mengumpulkan para sarjana. “Alhamdulillah, angan-angan saya sejak dulu bisa kita wujudkan hari ini”, tutur Muhamad. Ia berharap kegiatan ini bisa membentuk wadah organisasi ikatan para sarjana yang fokusnya pada

Pertemuan tersebut berjalan antusias, banyak tokoh / sesepuh desa yang merespon positif terhadap pembentukan ikatan sarjana yang nantinya bisa menjadi mitra desa dalam mewujudkan desa menyongsong kemajuan.

 

“Idealnya, bentuk organisasi yang nanti akan dibentuk tidak eksklusif merepresentasi kelompok tertentu juga tidak terikat dengan yagasan tertentu” ungkap Sodikun yang juga ketua BPD saat memberi masukan dalam

Pandangan yang sama juga disampaikan oleh Nur Khamid, S.Ag, M.Si. Menurutnya ikatan sarjana harus diarahkan untuk pemberdayaan

Usulan ini diterima forum dan disepakati berdirinya Ikatan Sarjana Srobyong. Atas hasil pembahasan tim formatur, forum menyepakati untuk memilih Bapak Nur Khamid, S.Ag, M.Si sebagai ketua pada periode

Pendirian Sekolah Lanjutan

Selain peran dan sumbangsih para sarjana Desa Srobyong di dalam pembangunan, secara khusus pertemuan sarjana ini diharapkan bisa memberikan pandangan terhadap rencana pendirian sekolah lanjutan (SLTP).

Menurut HM. Karmono selaku ketua tanfidziyah NU Srobyong, pelaksanaan pertemuan ini dilaksanakan di hari yang baik, sehingga diharapkan akan membuahkan hasil baik untuk rencana pembangunan SLTP.

“Bertepatan dengan tanggal 1 muharram, yang jatuh pada hari ahad wage, Insylah menjadi berkah kebaikan”, harap Karmono saat memberikan sambutan. “Resiko dalam mengambil langkah adalah sebuah keniscayaan, namun kalau kita bersatu insya Allah akan diberi kemudahan” sambungnya saat bercerita mengenang proses pembangunan MI saat itu.

Rencana pendirian SLTP ini bukan tanpa sebab, sesuai dengan pertimbangan kebutuhan di samping juga berpedoman pada rencana kerja jamiyah, keberadaan sekolah lanjutan ini sangat dibutuhkan masyarakat. Selain itu, rencana ini juga merupakan respon terhadap kebijakan zonasi yang berakibat banyak siswa yang tidak tertampung di Sekolah Neger

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan